Sunday, September 14, 2025

Amazake from jepang 🇯🇵

 


Sejarah amazake di Jepang dimulai dari Periode Kofun (sekitar abad ke-3 hingga ke-6 M), dengan catatan pertama dalam teks kuno Nihon Shoki. Minuman manis non-alkohol ini awalnya digunakan dalam upacara dan persembahan untuk bangsawan. Popularitasnya meningkat di Periode Nara (710-794 M), ketika seorang biksu konon menggunakannya untuk menyembuhkan orang sakit. Sementara itu, di Periode Edo (1603–1868), amazake menjadi minuman populer di kalangan rakyat jelata, bahkan menjadi minuman energi bagi prajurit. 

Perkembangan Sejarah Amazake:

Periode Kofun (sekitar 250–538 M):

Amazake pertama kali disebutkan dalam Nihon Shoki, teks sejarah Jepang tertua. Minuman ini kemungkinan berasal dari biara-biara Buddha yang dibawa oleh biksu dari Tiongkok. 

Periode Nara (710–794 M):

Menurut legenda, amazake diciptakan oleh biksu Gyoki untuk membantu orang sakit. 

Periode Edo (1603–1868):

Amazake menjadi minuman sehari-hari yang populer dan tersedia luas, sering dinikmati sebagai minuman musim panas untuk memulihkan tenaga. 

Masa Kini:

Popularitas amazake melonjak seiring maraknya tren fermentasi di tahun 2015. Minuman ini semakin dikenal di seluruh dunia karena manfaat kesehatannya, bahkan disebut sebagai "infus IV yang dapat diminum" karena kandungan nutrisinya yang kaya. 

Manfaat dan Penggunaan Tradisional:

Kesehatan:

Amazake dikenal kaya akan vitamin B, asam amino, dan serat yang membantu pencernaan dan metabolisme. 


No comments:

Post a Comment

Kuansu

 Buah merah, atau Kuansu dalam bahasa lokal masyarakat Wamena, adalah tanaman endemik dan dianggap sebagai "tanaman prasejarah" ya...